Sudah 11 hari ini kota Sukabumi sangat panas menyengat disiang hari dan sorenya diguyur hujan lebat. Cuaca yang panas - lembab membuat tenggorokan ingin sesuatu yang segar. Jam istirahat hari ini, kami mendatangi sebuah rumah makan yang mempunyai daya tarik di minumannya, saya menyebut ’juice strawbery ala TikTok’. Juice strawbery disini memang menjadi favorit saya karena sangat kental, murni tanpa campuran susu dan tentunya dari buah strawbery segar. Dikota kecil ini rasanya belum ada yang bisa mengalahkannya.
Rumah makan Tiktok terletak di Jl. RA Kosasih No.232, Sukabumi. Letaknya yang strategis dan menu makanan minuman yang lengkap, membuat RM ini seakan tidak pernah sepi dari pengunjung.
Tiktok adalah unggas hasil persilangan dari itik dan entog. Daging tiktok lebih tebal, gurih dan tidak ‘penguk’ seperti daging bebek. Menu spesial yang menjadi andalan dirumah makan ini tentunya daging Tiktok yang dibakar/digoreng. Harganya sekitar Rp. 6.000/0ns, dengan minimal pembelian adalah setengah ekor. Untuk menu yang menjadi favorit pengunjung yaitu Nasi timbel komplit seharga Rp. 22.000, terdiri dari nasi timbel, ayam, tahu, tempe, ikan asin, lalapan, sambal dan sayur asem. Selain itu daftar menu yang lain ada gurami bakar/cobek/asam manis, aneka sop, udang, karedok, pencok kacang panjang, tumis kangkung/genjer. Namun setiap kami pesan tumis genjer selalu enteng dijawab kosong (sebenarnya ada nggak sih – red).
Menu makan siang kami kali ini adalah nasi timbel komplit plus segelas juice favorit. Namun kami ingin mencoba sesuatu yang berbeda, kami memesan juice MERDEKA yaitu perpaduan antara juice sirsak dan juice strawbery yang menghasilkan warna merah putih memisah. Mmmmm… sangat mantap sekali rasanya, dingin segar – asam….Maknyus…
vivinoviandri berkata
mantap juga tuh …..gimana caranya kerjasama ya…..
R. Koko berkata
Dengan Hormat
Boleh dong ceritain tentang makanan khas Sukabumi yang lainnya,
soalnya ada teman nanyain, barangkali bisa dikembangkan / dijual
di Daerahnya. Bagaimana Ok Trims
marcantia berkata
Terimakasih atas kunjungannya, memang ada liputan tentang makanankhas Sukabumi seperti moci (A. Yani, Lampion, Otista), Bolu Bu Onih, Ayam Goreng Cisaat, Nasi Uduk Hijau – Ungu Mamih dan beberapa rumah makan yang masih dalam proses ditulis.
Accu Muda berkata
Ini saya kasih link untuk Nasi Uduk Ungu dan Hijau
http://culinary.vizata.net/jvw/sukabumi/mamih.htm
marcantia berkata
Mamih dan wisata kuliner Sukabumi yang dialamat tersebut sebagian besar adalah hasil liputan dan foto foto saya yang ditulis oleh temen pemilik link tsb.
accu muda berkata
Wah….hebat ya…saya juga tdk sengaja menemukan Link tersebut. ada cerita yang lebih menarik lagi tentang sukabumi?
Bagaimana menurut anda mengenai rasa dari Nasi uduk tersebut? apakah ada rasa yang aneh dari warna2 tersebut?
marcantia berkata
Terimakasih atas apresiasinya. Tunggu tulisan2 berikutnya.
Tentang Sukabumi? Banyak hal menarik di kota kecil ini terutama untuk pesona alamnya yang meliputi gunung, rimba, laut, pantai. Keindahan Taman Nasional Gunung Salak-Halimun dan Taman Nasional Gn. Gede Pangrango dengan curug curugnya, Gua (Buni Ayu Cave), Pantai Pelabuhan Ratu, Pantai Ujung Genteng dengan konservasi penyu hijau nya, tantangan arus liar (arung jeram) di sungai citarik dll. Sebagian sudah di tulis di http://www.vizata.net. (Silakan kunjungi alamat tsb).
Untuk nasi uduk Mamih yang berada di jl. Brawijaya. Saat ini tempat tersebut boleh dibilang sebagai ikon kuliner Sukabumi. Nasi uduk Ungu, warna ungu berasal dari ubi jalar ungu. Rasa nasi uduk ini manis. Sedang nasi uduk Hijau, warna hijau dari cabe hijau. Rasa nasi uduk ini pedas. Selain itu yang khas dan rekomendasi untuk dicoba adalah nasi tutug oncomnya dan tumis genjer…..